Habibie & Ainun saling mengenal sejak usia
remaja, berpisah di usia 72 tahun, karena yang satu pergi, dipanggil
yang lebih menyayanginya. Ketika Ibu Ainun jatuh sakit, bertahun2 Pak
Habibie merawatnya--meskipun dengan kondisi Ainun tidak lagi mengenali
Habibie. Lantas apa jawaban Habibie saat
ditanya kenapa dia masih terus merawatnya? "Dia memang tidak mengenali
saya, tapi saya mengenalnya sebagai istri yang saya cintai"; Itu cinta
selama 48 tahun, 10 hari, dan boleh jadi kelak di akherat, tidak
terhitung lagi lamanya.
puisi tentang meninggalnya ainun tersebut:
"Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada.
Aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta,
sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan, kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan, calon bidadari surgaku ….
Sabtu, 22 Desember 2012
Moga Bunda disayang Allah
Bunda,
Saat kami bayi, engkau orang terakhir tidur setelah dunia lelap,
bahkan boleh jadi tidak tidur, agar kami bisa nyenyak.
Dan engkau pula yang pertama kami lihat saat terjaga.
Bunda,
Saat kami kanak-kanak, engkau orang terakhir yang putus rasa sabarnya,
bahkan boleh jadi tidak pernah, walau orang2 lain telah jengkel setengah mati
Dan engkau pula yang pertama membesarkan hati.
Bunda,
Saat kami gagal, engkau orang terakhir yang berputus asa,
bahkan boleh jadi tidak pernah, meski seluruh dunia sudah berhenti berharap
Dan engkau pula yang pertama menghibur.
Bunda,
Saat kami sakit, engkau orang terakhir yang bertahan menemani,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah kembali sibuk
Dan engkau pula yang pertama berbisik kabar kesembuhan.
Bunda,
Saat kami ragu2, engkau orang terakhir yang hilang keyakinan,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah menyerah
Dan engkau pula yang pertama berbisik tentang janji-janji.
Walaupun,
Saat kami besar, boleh jadi engkau orang terakhir yang kami hubungi,
bahkan boleh jadi tidak pernah, karena alasan sibuk atau apalah
Walaupun,
Saat kami bahagia, boleh jadi engkau orang terakhir yang tahu,
bahkan boleh jadi benar2 amat terlambat, karena alasan tidak sempat atau apalah
Bunda,
Di antara bisik doa-doa-mu, sungguh terselip beribu nama kami
Dan boleh jadi itulah yang membawa kami hingga seperti hari ini
Engkau orang terakhir yang akan berhenti mendoakan kami,
bahkan boleh jadi tidak pernah berhenti, hingga akhir hayat.
Dan sungguh, Engkau pula orang pertama yang mengucapkan kata Amin bagi kami.
Selamat hari Ibu :*
22 Desember 2012
*repost dari bang tere liye*
Saat kami bayi, engkau orang terakhir tidur setelah dunia lelap,
bahkan boleh jadi tidak tidur, agar kami bisa nyenyak.
Dan engkau pula yang pertama kami lihat saat terjaga.
Bunda,
Saat kami kanak-kanak, engkau orang terakhir yang putus rasa sabarnya,
bahkan boleh jadi tidak pernah, walau orang2 lain telah jengkel setengah mati
Dan engkau pula yang pertama membesarkan hati.
Bunda,
Saat kami gagal, engkau orang terakhir yang berputus asa,
bahkan boleh jadi tidak pernah, meski seluruh dunia sudah berhenti berharap
Dan engkau pula yang pertama menghibur.
Bunda,
Saat kami sakit, engkau orang terakhir yang bertahan menemani,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah kembali sibuk
Dan engkau pula yang pertama berbisik kabar kesembuhan.
Bunda,
Saat kami ragu2, engkau orang terakhir yang hilang keyakinan,
bahkan boleh jadi tidak pernah pergi, meski sekitar telah menyerah
Dan engkau pula yang pertama berbisik tentang janji-janji.
Walaupun,
Saat kami besar, boleh jadi engkau orang terakhir yang kami hubungi,
bahkan boleh jadi tidak pernah, karena alasan sibuk atau apalah
Walaupun,
Saat kami bahagia, boleh jadi engkau orang terakhir yang tahu,
bahkan boleh jadi benar2 amat terlambat, karena alasan tidak sempat atau apalah
Bunda,
Di antara bisik doa-doa-mu, sungguh terselip beribu nama kami
Dan boleh jadi itulah yang membawa kami hingga seperti hari ini
Engkau orang terakhir yang akan berhenti mendoakan kami,
bahkan boleh jadi tidak pernah berhenti, hingga akhir hayat.
Dan sungguh, Engkau pula orang pertama yang mengucapkan kata Amin bagi kami.
Selamat hari Ibu :*
22 Desember 2012
*repost dari bang tere liye*
Jumat, 21 Desember 2012
Sinopsis 5 cm the Movie
Gunung Semeru merupakan puncak tertinggi tanah jawa yang terletak di 2
kabupaten di jawa timur yaitu Malang dan Lumajang. Bagi yang hobi
mendaki gunung pasti salah satu impiannya ialah sampai dipuncak Semeru
ini.
Film 5 Cm ini merupakan film garapan sutradara terkenal, Rizal Mantovani. Film "5 Cm"
ini akan resmi release secara serentak pada tanggal 12 Desember 2012
atau 12-12-12 di seluruh bioskop di Indonesia. Pemeran dari film "5 Cm"
ini diperankan oleh aktor dan aktris terkenal Indonesia diantaranya,
Denny Sumargo sebagai Arial, Fedi Nuril sebagai Genta, Pevita Pearce
sebagai Arinda/Dinda, Herjunot Ali sebagai Zafran/Juple, Igor 'Saykoji'
sebagai Ian dan Raline Shah sebagai Riani.
Selasa, 27 November 2012
lirik lagu Gamal & Audrey - Berserah
Kapankah pelangi datang setelah redanya hujan
Begitupun gelap malam, takkan tetap, takkan diam
Akan pergi digantikan pagi
Ada tangis lalu ada tawa, ada manis di balik kecewa
Begitulah biasanya, habis luka datang suka
Terimalah dengan hati yang rela
Begitupun gelap malam, takkan tetap, takkan diam
Akan pergi digantikan pagi
Ada tangis lalu ada tawa, ada manis di balik kecewa
Begitulah biasanya, habis luka datang suka
Terimalah dengan hati yang rela
Berserah pasrahkan semua (pasrahkan semua) pada Yang Kuasa
Beri yang terbaik sepenuh jiwa
Berserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percaya
Bahwa kita (bahwa kita) memang pantas bahagia
Beri yang terbaik sepenuh jiwa
Berserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percaya
Bahwa kita (bahwa kita) memang pantas bahagia
Bahagia pasti bersama kita
Bila jalani hidup dengan cinta
Memberi dengan rela, terima dengan suka
Setia sabar dan percaya
Bila jalani hidup dengan cinta
Memberi dengan rela, terima dengan suka
Setia sabar dan percaya
Berserah pasrahkan semua pada Yang Kuasa
Beri yang terbaik sepenuh jiwa
Beri yang terbaik sepenuh jiwa
Berserah pasrahkan semua pada Yang Kuasa
Beri yang terbaik sepenuh jiwa
Berserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percaya
Bahwa kita (bahwa kita) memang pantas bahagia
Beri yang terbaik sepenuh jiwa
Berserah bukan berarti menyerah tapi tak henti percaya
Bahwa kita (bahwa kita) memang pantas bahagia
Kapankah pelangi datang setelah redanya hujan
Jumat, 23 November 2012
Pelindung
Akan ku rentangkan tangan untuk melindungimu dari
badai
Siapku jadi penopang
Saat lara yang menghujam jiwa
Menuntutmu aliran bening kecewa
Jika bahuku tak bisa jadi tempatmu merebahkan penat
Kan ku biarkan kau tenggelam sejenak bersama
keinginanmu
Namun dengarlah !!!
Dalam kepastian ini selalu ku genggam erat
Kobar semangat & hangat hasrat rasamu
Biar kau bisa rasakan hatiku
Dan tak pernah ku acuhkan
Ragapun rasamu ragu
Yang membuatku terhanyut
Selasa, 23 Oktober 2012
Taman Tugu Balai Kota Malang
![]() |
| Balai kota Malang |
Selain itu, di dekat Balai Kota Malang ada Taman tugu dengan pemandangan yang indah, dihiasi dengan bunga-bunga dan air mancur. Banyak wisatawan yang berkunjung ke tempat tersebut, bahkan warga Malangpun di waktu yang kosong pergi melihat pemandangan tersebut. Tidak heran para fotografer menjadikan taman tugu sebagai obyek fotonya karna memang pemandangannya indah :)
![]() | |||||
| Tugu Malang |
![]() | ||
| Bunga teratai |
Selain mendokumentasikan foto-foto tersebut, kita gak mau ketinggalan juga mendokumentasikan foto-foto kita sendiri di tugu, heheee narsis gitu laah :D
cekidooot...
Kamis, 18 Oktober 2012
Langganan:
Postingan (Atom)









.jpg)
.jpg)
.jpg)

.jpg)



